Knowledge

5 Planet yang Katanya Memiliki Potensi Kehidupan

FILEminimizer-2567C7C600000578-0-image-a-6_1423260606653  5 Planet yang Katanya Memiliki Potensi Kehidupan FILEminimizer 2567C7C600000578 0 image a 6 1423260606653

(Image for : The illustration of the universe)

“Yes there have been crashed craft, and bodies recovered. We are not alone in the universe, they have been coming here for a long time.” – Apollo 14 astronauts

Adakah kehidupan lain di luar bumi?

Jika memang ada, kenapa kita tidak dapat melihatnya secara langsung?

Apakah benar piring terbang itu nyata?

Kalau memang ya, kenapa mereka muncul hanya untuk menciptakan keanehan dan kejanggalan?

Mungkin itulah pertanyaan-pertanyaan yang selalu menjadi topik menarik untuk diperbincangkan. Pertanyaan-pertanyaan sederhana yang tak terjawab, sehingga membuat banyak orang berlomba-lomba untuk menteorikan.

Terlepas dari hal itu, kebenaran mengenai ada atau tidaknya kehidupan lain di luar bumi, semuanya bergantung pada pandangan, kepercayaan, logika dan critical thinking dari masing-masing orang.

Hanya saja.. Seandainya kamu penasaran dengan hal tersebut, kali ini kamu datang ke artikel yang tepat!

Yap. Didalam artikel ini Revoluside akan memberikan kamu sedikit gambaran tentang sejauh manakah perkembangan ilmu pengetahuan dalam meneliti adanya extraterrestrial life (kehidupan lain diluar bumi)?

Bukan. Bukan untuk mendukung ada atau tidaknya fenomena tersebut. Namun mempelajari lebih lanjut demi mencari kebenaran yang lebih sempurna.

 

Potensi Adanya Kehidupan Lain Diluar Bumi

tumblr_n2n1em6gop1sr4u1lo1_500  5 Planet yang Katanya Memiliki Potensi Kehidupan tumblr n2n1em6gop1sr4u1lo1 500

Sebelum menjawab apakah benar ada kehidupan lain di luar bumi, terlebih dahulu Revoluside akan mengenalkan kamu dengan 3 topik penting yang memiliki kaitan erat dalam menjawab misteri tersebut. Ketiga topik itu adalah :

  • Komponen penyusun kehidupan.
  • Penalaran luar angkasa dari sudut pandang Bumi.
  • Habitable Zone / Goldilocks Zone.

Nah, kira-kira ketiga hal diatas-lah yang nantinya akan menjadi bahasan penunjang untuk membuka pandangan kamu tentang potensi kehidupan lain diluar bumi. Poin-poin diatas penting banget kamu baca rinciannya agar kesimpulan akhir yang kamu dapet akan jauh lebih rasional.

Okedeh. Langsung aja yuk, kita bahas poin-poinnya!

Komponen Penyusun Kehidupan

Sebelum menjawab apakah ada kehidupan lain diluar bumi, hal pertama yang harus kita jawab adalah bagaimana kehidupan itu pertama kali muncul.

Apabila kita menjadikan bumi sebagai sampel dan menggunakannya sebagai tempat dimana kehidupan pertama kali muncul, itu berarti kita harus tahu apa saja komponen penyusun kehidupan yang ada di bumi, bagaimana kondisinya, dan bagaimana proses terbentuknya kehidupan dibumi pertama kali.

Maksudnya, jika makhluk hidup dari mulai domain Bakteria, Archaea dan Eukarya telah berhasil berkembang biak dan menghasilkan spesies yang beraneka ragam layaknya di planet Bumi, perlu kita telaah dulu mengapa hal itu bisa terjadi, dengan harapan bahwa skenario yang sama atau mirip juga terjadi di planet lain. Got it?

Revoluside juga menekankan bahwa sebenarnya, sampai saat ini pun proses terbentuknya mahluk hidup pertama kali di bumi sendiri masih belum diketahui secara persis. Tapi, sejauh ini kita telah mengetahui berbagai materi pembentuk agar kehidupan dapat tercipta.

Yap, unsur pertama dan terpenting adalah karbon (C). Dapat dikatakan seluruh bentuk kehidupan di planet bumi yang kita ketahui saat ini, semuanya dibuat dengan karbon sebagai material dasarnya. Kenapa karbon? Karena karbon inilah penyusun senyawa-senyawa lain yang dibutuhkan untuk membentuk mahluk hidup seperti glukosa, karbohidrat, lemak, asam amino, protein, dsb.

Yang kedua adalah air. Lebih tepatnya, air dalam bentuk cair. Yaiyalah ya? Selain berfungsi sebagai pelarut yang baik (yang nantinya dibutuhkan untuk kerja sel-sel kita), air juga berperan dalam ikatan DNA seluruh mahluk hidup melalui ikatan hidrogen. Tanpa ada air, sel-sel tubuh makhluk hidup tidak akan berfungsi.

Membaca sedikit penjelasan diatas, mungkin kamu mulai bertanya-tanya. Jika memang kedua zat, Karbon (C) dan air (H2O), merupakan beberapa dari berbagai zat yang diprediksi dapat menciptakan kehidupan, darimanakah datangnya zat-zat tersebut? Apakah sudah ada dengan sendirinya secara kebetulan di bumi?

Dilansir dari laman https://www.zenius.net/blog tentang ”Potensi Adanya Kehidupan Lain diluar Bumi”, untuk senyawa organik beberapa ilmuwan berpendapat senyawa-senyawa tersebut terbentuk dari senyawa-senyawa anorganik yang ada saat kehidupan pertama terbentuk (sekitar 3,5 — 3.8 milyar tahun yang lalu). Namun belakangan ini, ada satu hipotesa yang menarik bahwa senyawa-senyawa komponen penyusun kehidupan itu belum tertentu berasal dari bumi, tapi terbawa oleh Asteroid, karena berdasarkan bukti-bukti terkini, ternyata ditemukan bahwa senyawa-senyawa tersebut (termasuk juga air) terkandung dalam asteroid.

Di laman tersebut juga dijelaskan bahwa senyawa-senyawa tersebut (yang berasal dari Asteroid) bisa sampai ke bumi disebabkan oleh peristiwa hujan meteor besar-besaran yang dinamakan Late Heavy Bombardment.

Late Heavy Bombardment Revoluside  5 Planet yang Katanya Memiliki Potensi Kehidupan Late Heavy Bombardment Revoluside

(Image for :  Late Heavy Bombardment)

Sayangnya, meskipun sekarang beragam senyawa kimia di bumi telah diketahui, dan jika memang teori asal-usul kehidupan itu benar, tetap saja manusia tidak bisa mensimulasikan kembali proses pembentukan kehidupan (menciptakan kehidupan). Karena kondisi bumi yang sekarang sangat berbeda jauh dengan bumi 3,8 milyar tahun yang lalu.

Penalaran luar angkasa dari sudut pandang Bumi

Luar Angkasa. Seberapa luas sih arti frasa tersebut?

Untuk menjawab hal itu, Revoluside menyarankan kamu banget untuk langsung putar video di bawah ini. Hati-hati, videonya bikin kamu merinding dan takjub!

Gimana?? Luas buuaaanget kan Alam Semesta kita?

Kamu bayangin aja, matahari (bintang ditata surya kita) sebetulnya hanya salah 1 dari sekitar 100–400 milyar bintang yang mungkin terdapat didalam galaksi milky way! Sedangkan galaksi milky way hanyalah 1 dari 1200-2000an galaksi yang berada di dalam virgo supercluster (kumpulan galaksi). Nah si Virgo supercluster inipun ternyata hanya satu dari kira-kira 10 juta supercluster yang mungkin, baru bisa kita ketahui saat ini.

Sudah merasa kecil?

In the end, hal inilah yang memunculkan beragam dugaan bahwa sebenarnya, ditempat yang seluas ini, sebesar ini, kita tidaklah mungkin hidup sendirian. Sangat besar kemungkinannya bahwa diluar sana, ruang angkasa, ada planet-planet lain yang memiliki kondisi persis di bumi sehigga mampu menopang adanya kehidupan.

Habitable Zone / Goldilocks Zone

Pernah gak sih terbesit di pikiran kamu, kenapa bumi?

Apasih yang spesial dari bumi sehingga kita bisa hidup dengan nyaman didalamnya?

Kenapa gak di planet lain yang penuh dengan berlian kayak di 55 Cancri e, gitu?

Faktanya, sebagian besar dari alam semesta ini tidak bisa dijadikan tempat hidup. Salah satunya dikarenakan posisi planet/zona planet berada diluar habitable zone.

Apa itu Habitable Zone?

Apabila kita kembali pada poin 1 yang mengatakan bahwa untuk menopang adanya kehidupan dibutuhkan air dalam kondisi cair (artinya berada pada suhu 0-100 derajat Celcius), maka syarat utama selanjutnya adalah di planet tersebut haruslah memiliki tempat yang bersuhu di kisaran 0-100 derajat Celcius.

Kenapa? Karena  air yang berada dalam bentuk cairan itu menjadi kunci agar kehidupan bisa muncul untuk pertama kali, dan dari situlah para saintis merumuskan yang namanya habitable zone/goldilocks zone, yaitu zona di mana air bisa bertahan dalam bentuk cair.

Keberadaan air dalam bentuk cair bisa terjadi di suatu planet kalau dia berada di jarak yang tepat si planet itu ke bintang-nya. Ngerti gak?

Konsepnya gampang kok! Liat aja nih animasi dibawah :

habitable zone  5 Planet yang Katanya Memiliki Potensi Kehidupan habitable zone

(Image for : Habitable Zone / Goldilocks Zone)

Ngerti kan?

Nah, iya. Si planet tersebut haruslah berada pada zona yang tidak terlalu panas, dan tidak terlalu dingin agar memiliki air yang berbentuk cair.

Ketika ada sebuah planet yang berada pada habitable zone, maka kemungkinan adanya potensi kehidupan akan semakin besar.

PERTANYAANNYA : Adakah planet selain bumi yang memiliki karakteristik persis dengan bumi dan berada pada Habitable Zone?

Jawabannya, ADA.

Dan mereka adalah..

#1 Gliese 581 c

FILEminimizer-Planet_Gliese_581_c  5 Planet yang Katanya Memiliki Potensi Kehidupan FILEminimizer Planet Gliese 581 c

Dari hasil diskusi para ahli, Gliese 581 c merupakan planet yang mampu menampung kehidupan di permukaannya. Walaupun dikatakan bisa menampung kehidupan, planet ini memiliki kondisi yang jauh berbeda dari Bumi.

Planet ini benar-benar terkunci ke bintangnya, seperti Bulan dengan Bumi. Selalu berada pada sisi yang sama yang menghadap ke bintangnya. Sisanya? Gelap gulita karena tak sedikitpun menerima cahaya.

Planet ini pun sebenarnya dikategorikan sebagai planet yang ekstrim. Di satu sisi kamu bisa langsung terbakar, di satu sisi lainnya kamu bisa langsung beku. Makanya, ‘Habitable Zone‘-nya adalah yang ditengah-tengah, tepat di tengah di antara kedua sisinya.

Karena suhu yang tepat, diperkirakan dapat menampung kehidupan.

Pada 2008 kemarin, makhluk Bumi mengirimkan sinyal ke planet ini, diperkirakan sampai disana pada 2029 – atau mungkin sudah sampai bahkan sudah dibalas. NASA baru-baru ini menemukan sinyal aneh yang tidak dikenal. Apa yang akan terjadi?

#2 HD85512b

super-earth-hd-85512-alien-planet-3  5 Planet yang Katanya Memiliki Potensi Kehidupan super earth hd 85512 alien planet 3

Dilansir dari laman huffingtonpost,  HD85512b memiliki massa sekitar 3,6 kali massa bumi.  Karena massanya yang lebih besar, maka gravitasi di planet ini pun lebih besar, yakni 1,4 kali bumi. Suhunya diperkirakan berkisar pada 85-120 derajat Celcius dengan banyak kelembaban.

Only one of the past discoveries of such Goldilocks planets has held up. That was a planet found in 2007.” – Huffingtonpost

Berdasarkan data yang Revoluside analisa, HD85512b memang benar terletak pada habitable zone. Namun peneliti NASA sampai saat ini belum dapat menentukan apakah HD85512b itu pasti layak untuk dihuni atau tidak.

Karena sampai sekarang ini, kita belum mengetahui berapa tepatnya kadar CO2 yang ada di atmosfer planet tersebut.

#3 Kepler 438b

FILEminimizer-Kepler62f  5 Planet yang Katanya Memiliki Potensi Kehidupan FILEminimizer Kepler62f

470 tahun cahaya dari Bumi, planet ini termasuk planet yang baru ditemukan – tepatnya pada Januari 2015, oleh Kepler Space Observatory.

Apa yang menarik mengenai planet ini adalah, planet ini tidak memiliki kondisi ekstrim apapun, dan mirip dengan Bumi di segala aspeknya.

Planet ini terletak di area yang dikenal dengan Goldilocks Zone – Bumi juga ada di Goldilocks Zone, maksudnya, planet ini bisa saja mengandung air. Ukurannya agak lebih besar daripada Bumi.

Planet ini dikenal yang paling mungkin menampung kehidupan alien. Kalau alien bisa hidup disana, di harapkan manusia pun dapat hidup disana – nanti.

#4 Gliese 581 d

dnews-files-2015-03-exoplanet-670x440-150309-jpg  5 Planet yang Katanya Memiliki Potensi Kehidupan dnews files 2015 03 exoplanet  150309 jpg

Ditemukan pada tahun 2009, Gliese 581d menjadi berita utama sebagai “super-Earth” yang memiliki potensi untuk mendukung air cair di permukaannya yang juga mungkin berbatu. Dengan massa sekitar 7 kali Bumi, Gliese 581d akan dua kali lebih besar gravitasinya dari Bumi.

Meskipun tidak dikonfirmasi menjadi planet terestrial dan secara signifikan lebih besar dari Bumi (6,98 massa Bumi), simulasi iklim komputer telah mengkonfirmasi kemungkinan adanya air di permukaan Gliesse 581 d.

Selain itu Gliese 581 d juga merupakan planet yang berada pada Habitable Zone.

#5 Europa

PIA19048_realistic_color_Europa_mosaic  5 Planet yang Katanya Memiliki Potensi Kehidupan PIA19048 realistic color Europa mosaic

Sebenarnya, Europa bukanlah planet yang terletak di habitable zone. Dibanding dengan Bumi dan Mars, Europa terletak cukup jauh dari matahari.

Namun, di bawah lapisan es Europa setebal 10–15 km, diduga punya laut yang dalam (sekitar 100 km). Dan, itu berarti ada air!

Pertanyaannya, bagaimana mungkin hal tersebut bisa terjadi?

Nah, keberadaan air dalam bentuk cair ini diduga diakibatkan oleh tidal heating yang artinya menimbulkan gesekan antara inti si satelit dengan lapisan di atasnya.

Gesekan ini muncul karena adanya perbedaan gerak rotasinya si satelit dengan gerak si satelit mengelilingi Jupiter. Panas yang dihasilkan oleh gesekan itulah yang membuat es menjadi cair dan membentuk lautan yang luas.

Selanjutnya, di dasar laut bulan Europa ini, hasil dari panas gesekan itu ada yang membentuk gunung api vulkanik, ada juga yang yang berbentuk hydrothermal vent. Pada tempat-tempat seperti itulah, diduga kehidupan di bulan Europa akan ditemukan.

**

Gimana? Sudah bisa mengobati rasa penasaran kamu belum?

Kira-kira itulah kelima planet yang berhasil Revoluside rangkum yang ‘katanya’ bisa menampung kehidupan.

Biarpun begitu, penelitian dan penjelajahan ruang angkasa yang telah umat manusia lakukan sampai saat ini masih sangatlah kecil.

Mungkinkah kehidupan lain di luar bumi benar adanya? Mungkin ya, mungkin tidak.

Tapi yang jelas..

Somewhere, something incredible is waiting for us to be known.

          Lihat juga :

                  Questioning The Universe?

About the author

Rizky Zulkarnaen

Speaker, Writer, Engineer

Leave a Comment