Leisure

Eargasm Playlist! TTATW vs Barasuara

Woi! Penggemar musik indie Seindonesia!! Di artikel kali ini Revoluside bakalan bahas band yang akhir-akhir ini booming di kalangan indiers!

Yap. We’re proudly present..

The Trees and The Wild (TTATW)

The Trees And The Wild – Our Roots (live on Singgah Sekejap)

Gimana first impression lo? Kayaknya sih langsung nagih pas sekali liat, ya gak?

image eargasm playlist! ttatw vs barasuara Eargasm Playlist! TTATW vs Barasuara wpid img 3202

(Image for: TTATW vs Barasuara)

Band yang didirikan oleh Andra, Remedy, dan Iga Massardi awalnya adalah proyek akustik di jaman kuliah dan sekarang udah nelorin beberapa album.

Dan gak tanggung-tanggung, mereka juga pernah tampil di Niubi Festival Helsinki (Finland) dan dapet pujian dari salah seorang reviewer music dunia, Kieran Taylor!

Doi bilang kayak gini :

“The non-Finnish hit of the festival were The Trees and the Wild. An incredible, mind-melting Indonesian band of such magisterial intensity. The only possible comparison is prime, Ágætis byrjun-era Sigur Rós. But again, as with Chui Wan, they do not actually sound like anything they evoke. The Trees and the Wild’s pieces – they aren’t songs – begin quietly with aqueous guitar and build unremittingly to sustained, breathless, peaks! Yet another world-class band which needs to be heard, and heard widely.” 

Beuh! Keren abis kan? Subjektif sih tapi Revoluside sependapat setelah ngedenger album Rasuk – The Trees And The Wild.

image eargasm playlist! ttatw vs barasuara Eargasm Playlist! TTATW vs Barasuara wpid rasuk

Nah, ini penampakan albumnya.

Dan ini dia. Satu lagi playlist yang wajib hukumnya buat kamu puter :

The Trees & The Wild – Empati Tamako

Loh terus, sekarang apa hubungunnya TTATW dengan BaraSuara?

BaraSuara

image eargasm playlist! ttatw vs barasuara Eargasm Playlist! TTATW vs Barasuara wpid iga massardi akhirnya perkenalkan barasuara haibaru

Nah jadi band indie anyar ini kebentuk gara-gara vokalisnya yang bernama Iga Massardi. Iga tadinya gitaris di band The Trees and The Wild.

Karena penghasilan utama Bang Iga Massardi ini dari musik, dia kecewa berat waktu TTATW mutusin buat vakum dulu dan akhirnya bikin band baru yg bernama BaraSuara!

Gak tanggung-tanggung Bang Iga sukses ngajak drummer sessionnya Raisa, yaitu Marco Steffiano! Bassis jazz berbakat Gerald Situmorang dari Gerald Situmorang Trio juga gak ragu direkrut!

Udah gak kebayang kan petjaaahnya kaya apa? We’ll give you a glimpse of it.

Sounds From The Corner : Session #13 Barasuara

Ya walaupun mereka sering dihubung-hubungkan dan dibilang punya style mirip sama The Trees and The Wild, tanggepan mereka “Bodo Amat!”

Sedangkan menurut Revoluside sendiri, band yang album nya masih tak kunjung terbit ini punya style sendiri yang beda dari TTATW.

8sec : Barasuara

Udah gitu yang paling kontras ngebedain BaraSuara dan The Trees and The Wild, yaitu BaraSuara gak mau pake lirik dan larik berbahasa Inggris seperti yang udah di tekenin sama Bang Iga sebelumnya.

Gue berusaha untuk memperkuat jati diri band ini sendiri sebagai band dari Indonesia, ketika kita datang ke benua lain, mereka bisa menerima musik kita. Banyak kok band-band pake bahasa sendiri bisa main di glastonbury. Mungkin kita harus mencoba untuk jadi orang indonesia se asli-aslinya. Kita engga perlu malu untuk bernyanyi dalam Bahasa Indonesia cuma karena takut bikin bingung orang luar. ” – Iga Massardi

Merinding kan lo dengernya?

Emang bener recommended banget deh buat kamu dengerin album dari kedua band ini!

Baru deh. Sesaat setelah itu, kamu bakal ngerasain apa itu yang disebut-sebut Eargasm!

 

sumber :

https://igamassardi.wordpress.com

http://www.theartsdesk.com/new-music/theartsdesk-helsinki-niubi-festival

http://roi-radio.com/wawancara-singkat-dengan-barasuara-datang-dengarkan-nikmati/

http://m.inilah.com/news/detail/2114200/interview-khusus-iga-massardi-dari-barasuara

https://rebmagz.wordpress.com/2008/12/07/the-trees-and-the-wild-sajian-akustik-sederhana-pembangkit-optimisme/

About the author

Usman Faiz

An adventurer, musician, engineer, and writer. Now study at Institut Teknologi Bandung.

4 Comments

Leave a Comment