Speak

Biker Bukan Gangster!

komunitas-motor  Biker Bukan Gangster! komunitas motor

“Itu Genk Motor! Jangan Samakan dengan Club Motor, atau Komunitas Motor!”

 

………………………………………

“Mah, keren kan calon pacar aku anak motor? Liat aja motornya tuh, petarung banget…” Ucap Indah bangga.

“Kok malah seneng? Mamah gak setuju ah,” tolak mamah.

“Lah, kenapa sih mah?” Tanya Indah dengan raut wajah cemberut.

“Jangan-jangan dia yang ngerampok supermarket kemarin?”

………………………………………

 

Apa sih yang ada di benak kamu ketika melihat segerombolan pengendara motor di jalan yang memiliki banyak kesamaan atribut penampilan, dan juga kendaraannya?

Kendaraan yang identik dengan suara knalpot yang bising kah?

Pengendara yang sering dicap ugal-ugalan?

Mereka yang sering meminta diberi lajur kanan layaknya ambulance, hingga bahkan dituduh terlibat perampokan dan pembegalan?

Apa yang kamu pikirkan? Apakah mereka kawanan kriminal?

Yang jelas, satu contoh kecil tidak bisa kita jadikan sebagai sebuah kesimpuan akhir.

Maksudnya, hal yang belum tentu benar apabila kita beranggapan bahwa kawanan pengendara motor tersebut pastilah kawanan kriminal.

Pahami kasusnya. Pahami bahwa motor tidak jauh berbeda dengan musik, memiliki banyak genre dengan cara menikmati yang berbeda setiap individunya.

“Motor adalah isteri terbaik. Tak pernah marah, tak pernah selingkuh,” – Benga BHMC

Tujuan ditulisnya artikel ini oleh Revoluside adalah mencoba melepas stereotype buruk kebanyakan orang dengan para biker (sapaan untuk para pecinta motor). Revoluside juga menekankan dan berusaha meluruskan pandangan masyarakat bahwa tidak semua biker itu bisanya hanya meresahkan.

Karena faktanya, kita juga sering melihat berbagai kegiatan positif yang dilakukan kawanan bikers. Kegiatan sosial seperti kunjungan ke panti asuhan dengan memberikan sumbangan, silaturahmi dengan kawanan yang lain sambil berdiskusi hal-hal positif, mengadakan SOTR, bahkan menjadi mitra tanpa bayaran bagi polisi lalu lintas.

Kita tahu jika semua sisi kehidupan ini diciptakan serba seimbang; baik dengan buruk, pria dengan wanita, kuat dengan lemah, dan seterusnya. Fenomena Biker pun sama. Banyak di antara mereka yang santun dan taat hukum, namun ada pula yang tidak.

Lalu bagaimana cara kita membedakan mana kawanan bikers yang taat dan yang tidak?

  • Club Motor dan Komunitas Motor

Club motor dan komunitas motor merupakan wadah para biker yang taat hukum dan dituntut untuk selalu santun. Jangan salah, club motor dan komunitas motor termasuk mitra Polantas dalam bertugas.

Mungkin kamu sering melihat apabila dijalan ada saja pengendara yang memberikan tanda apabila ada jalan yang rusak? Kawanan yang tiba-tiba membantu jalannya lalu lintas di event-event besar, dsb?

Meskipun memang, masih tidak menutup kemungkinan bahwa masih ada saja oknum yang melanggar, ugal-ugalan, dan tidak menghormati sesama pengguna jalan. Biarkan Hal tersebut menjadi PR bagi club/komunitas yang dinaungi.

Lalu apa perbedaan Club dan Komunitas Motor itu sendiri?

 

Kalau itu dapat dilihat dari apa yang ditungganginya.

Club motor ialah perkumpulan biker suatu jenis/merk motor yang sama, namun biasanya tersebar hingga seluruh negeri bahkan mancanegara di bawah suatu bendera besar. Sementara komunitas motor tergabung dari berbagai macam jenis/merk motor. Biasanya mereka tidak terikat suatu badan. Persyaratan dan prospek calon anggotanya pun tidak seberat menjadi anggota club.

  • Geng Motor

Berikutnya ialah geng motor. “Biang” kasus kriminal yang melibatkan biker selama ini.

Sebuah wadah bagi biker tidak bertanggung jawab.

Mereka kerap bertindak melawan hukum, balap liar, hingga perampokan dan pembegalan. Banyak gengster motor brutal yang sering keluar masuk daftar pencarian polisi, seperti XTC, Brigez, GRB, dan lain-lain.

Geng-geng motor seperti ini pun sudah menjadi musuh untuk club motor/komunitas motor. Tidak aneh jika sering terjadi bentrokan ketika mereka bertemu di jalan.

“Bedain genk sama club/komunitas sih gampang, liat aja motornya. Mana kuda penjelajah, mana kuda jarak pendek,” –  Pelor BHMC

 

**

Namun di luar itu semua, entah mengapa fenomena bikers di Indonesia dan di luar negeri berbeda.

Di Amerika saja, nihil rasanya untuk membedakan yang namanya club, komunitas dan genk motor.

Apakah ketiga istilah ini dilebur menjadi satu? Atau justru memang istilah-istilah tadi di sana tidak ada?

Yang jelas, banyak dari mereka yang  bertitle Motor Club (MC), namun kelakuannya justru seperti geng motor. Ya, mereka kerap melakukan kejahatan; narkoba, perampokan, pembunuhan.

Tunggangan kelompok ini rata-rata bukanlah motor jepang, melainkan naked street fighter-moge keluaran US dan Eropa.

Sepintas pendapat bahwa justru jenis motor seperti itu lah yang terkesan taat hukum. Motor besar elegan dengan pengendara yang mapan.

Bukankah ini sebuah perbandingan fenomena yang sama, hanya pada wilayah bebeda? Indonesia-Amerika. Apakah peran ideologi “timur-barat-pancasilais-liberal” ikut berpengaruh kuat didalam dunia bikers?

Entahlah.

Meskipun begitu, Revoluside juga telah merangkum 10 klub motor dunia yang terkenal brutal. Siapa sajakah mereka?

#1 Abutre’s Moto Club

Terbentuk di Brazil, 20 tahunan yang lalu. Mereka sudah berkembang hingga ke jepang, sering bermodus operandi distribusi narkoba.

bikers1  Biker Bukan Gangster! bikers1

#2 The Rebels MC

Lahir di Australia, dengan jumlah anggota sekarang >2000 orang. Mereka kerap melakukan penggelapan pajak dan pencucian uang.

bikers2  Biker Bukan Gangster! bikers2

#3 Solo Angeles Club De Motocicletas

Terbentuk di Meksiko, 50 tahunan yang lalu. Aktif melakukan kegiatan prostitusi dan penyelundupan manusia.

bikers3  Biker Bukan Gangster! bikers3

#4 Sons of Sience MC

Bermarkas di Colorado, Amerika Serikat. Sudah berkembang hingga ke 12 negara bagian, dan negara-negara lain di eropa. Mereka kerap melakukan perampokan dan penyerangan.

bikers4  Biker Bukan Gangster! bikers4

#5 Vagos MC

Berbasis di California, Amerika Serikat sejak 1960-an lalu. Mereka sering kali melakukan pemerkosaan dan dan penculikan.

bikers5  Biker Bukan Gangster! bikers5

#6 Warlocks MC

Terbentuk di Pennsylvania, Amerika Serikat. Mereka terkenal dengan rasisme yang tinggi. Buktinya, Warlocks hanya menerima anggota dari kalangan berkulit putih saja.

bikers6  Biker Bukan Gangster! bikers6

#7 Bandidos MC

Lahir pada tahun 1960 di Texas, Amerika Serikat, dengan logo khasnya yaitu pria bersenjata dengan topi meksikonya. Kini, Bandidos dengan 2000an anggotanya yang tersebar di 14 negara, sudah mampu memproduksi narkoba, bukan hanya mengedarkan.

bikers7  Biker Bukan Gangster! bikers7

#8 Outlaws MC

Didirikan pada tahun 1930an. Kini mereka bermarkas di McCook, US, dengan anggota hampir mencapai 2000 yang tersebar di 13 negara. Outlaws MC bahkan pernah terlibat dalam pengeboman-pengeboman di Amerika.

bikers8  Biker Bukan Gangster! bikers8

#9  Mongols MC

Aktivitas kriminalnya berpusat di California, Amerika Serikat. Bahkan sejak mereka berdiri pada tahun 1970, ATF (Badan Narkotika Amerika) menilai Mongols MC sebagai organisasi motor yang paling berbahaya.

bikers9  Biker Bukan Gangster! bikers9

#10 Hells Angels MC

Dikenal sebagai organisasi motor terbesar dan terkuat, dengan penyebaran >4000 anggotanya di 27 negara di 6 benua. Berbasis di Fontana, US, Hells Angels MC kerap melakukan kasus kriminal besar yang pernah melibatkan pihak aparat di dalamnya.

bikers10  Biker Bukan Gangster! bikers10

 

***

 

Kontributor Revoluside berharap jangan ada lagi kesalahpahaman terhadap para bikers. Tidak ada lagi generalisasi bikers di Indonesia. Karena sesungguhnya anggota klub motor dan komunitas motor lah yang pada akhirnya dirugikan.

“Tampilan kami memang menyeramkan, tapi kami bukan orang jahat,” – Super BHMC

– Thanks to BHMC (Bunker Hometown Motor Club) –

bikers11  Biker Bukan Gangster! bikers11

 

 

About the author

Muhammad Hibban

Diploma Komunikasi Institut Pertanian Bogor

Leave a Comment